Meanwhile, South Korea is struggling to fight the wildfires...
Kebakaran hutan hebat kali ini melanda wilayah tenggara Korea Selatan. Sejak Jumat (22/3), telah terjadi sekitar dua lusin kebakaran yang menewaskan empat orang dan menyebabkan ribuan orang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Tell me about it.
Hingga Minggu (23/3) malam, hampir 9.000 petugas pemadam kebakaran, polisi, dan pegawai negeri juga 120 helikopter dikirimkan ke lima wilayah untuk memadamkan kebakaran di sana, guys. Kondisi wilayah yang kering dan berangin pada Senin (24/3) pagi menjadi tantangan bagi petugas pemadam kebakaran untuk menaklukan api di semua titik. Menurut Kementerian Keamanan Dalam Negeri, kebakaran yang menghanguskan setidaknya 22.000 hektar lahan juga mengganggu layanan kereta api juga menutup beberapa ruas jalan.
Where exactly is the fire?
Jadi kebakaran hutan pertama terjadi di Sancheong, provinsi Gyeongsang Selatan terjadi pada Jumat (21/3) sore. Kebakaran itu dipicu oleh percikan api yang muncul dari mesin pemotong rumput. Meanwhile, kebakaran hutan selanjutnya terjadi pada Sabtu (22/3) di Euiseong, provinsi Gyeongsang Utara dan Gimhae masih aktif hingga hari Senin (24/3). Pemicu kebakaran seluas 6.861 hektar di Euisong adalah acara penghormatan pada sebuah makam.
Di mana aja titik api-nya?
Okay, Kementerian Dalam Negeri Korea Selatan mengatakan ada lima kebakaran hutan skala besar sampai menengah yang terjadi di beberapa lokasi, seperti: Sancheong-gun dan Kota Gimhae di Provinsi Gyeongsang Selatan, Uiseong-gun di Provinsi Gyeongsang Utara, Okcheon-gun di Provinsi Chungcheong Utara, juga Ulju-gun di distrik barat Ulsan. Kebakaran itu menewaskan empat orang dan melukai sembilan orang lainnya. Kebakaran hutan sedang terjadi di Gimhae dan Okcheongun sudah padam pada Senin (24/3) pagi. Tapi, kebakaran di Sancheong-gun, Uiseong-gun, dan Ulju-gun belum sepenuhnya bisa dipadamkan.
Now, tell me about the victims...
Akibat dari tragedi kebakaran besar ini, lebih dari 2.740 orang harus mengungsi. Selain itu, kebakaran juga menyebabkan sekitar 162 bangunan rusak, termasuk sebuah kuil Unramsa berusia lebih dari seribu tahun yang ada di wilayah Euiseong. Merespons situasi ini, Pemerintah mengumumkan keadaan darurat untuk kota Ulsan, provinsi Gyeongsang Selatan dan Utara pada Sabtu (22/3). Sebenarnya, kebakaran hutan bukan sesuatu yang aneh dan baru di Korea Selatan, guys. Menurut Badan Meteorologi Korea, fenomena ini sering terjadi di bulan Februari-Mei ketika suhu dan kondisi lingkungan sedang kering-keringnya.
How did the government deal with this?
Well, pada hari Sabtu (22/3), PM sementara Korea Selatan, Choi Sang-mok, memerintahkan dinas kehutanan buat melakukan segala cara agar bisa mengevakuasi penduduk. Tak hanya itu, pemerintah juga memerintahkan agar keselamatan para pekerja yang berjuang memadamkan api baik di udara atau di darat juga jadi perhatian. Pemerintah juga berjanji bakal menggunakan semua sumber daya yang ada untuk segera menghentikan kebakaran besar yang terjadi ini. Menurut kantor berita Yonhap, tiga dari empat orang yang tewas adalah petugas pemadam kebakaran sedangkan satu orang lainnya adalah pegawai negeri.
Pemberian bantuannya gimana?
Oke, jadi Penjabat Presiden Choi awalnya udah menetapkan Sancheong-gun jadi zona bencana khusus pada Sabtu (22/3). Dengan penetapan zona bencana khusus ini, pemerintah bisa memberikan bantuan keuangan sebagian buat pemulihan fasilitas pribadi sama publik yang rusak karena kebakaran hutan ini. Selain itu, warga yang terdampak bakal nerima dukungan keuangan termasuk pengurangan biaya utilitas publik sampai penangguhan pembayaran pajak daerah.
Ngebantu warga banget, ya...
Betul banget, gaes. Nah, di sisi lain, polisi sama petugas pemadam kebakaran menduga kalau serangkaian kebakaran hutan yang terjadi di wilayah tenggara Korea Selatan itu akibat kelalaian. Meski begitu, penyelidikan belum bisa dimulai karena kebakaran hutan belum sepenuhnya terkendali. Mulai dari percikan api yang muncul dari alat pemotong rumput di Sancheong-gun sampai aktivitas kunjungan ke makan leluhur di Euiseong sama-sama melibatkan adanya api yang bisa memicu kebakaran hutan.
I see. Anything else?
Yes, dalam keterangan persnya, kepala Dinas Kehutanan Korea, Lim Sang-seop, menjelaskan kalau hampir 7.000 hektar lahan di Uiseong-gun terdampak kebakaran dan menyebabkan 600 orang harus dievakuasi. Untuk mengatasi kebakaran itu, sekitar 2.600 personel pemadam kebakaran termasuk tentara juga 57 helikopter dikerahkan untuk memadamkan api. While, penjabat Presiden Han Duck-soo mengunjungi Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat pada Senin (24/3), mendesak agar pihak berwenang bekerja sama sampai kebakaran bisa sepenuhnya padam. Han juga akan bertemu dengan warga terdampak kebakaran untuk memberi dukungan atas insiden kebakaran hutan yang memilukan ini.