Gunung Fuji Dijuluki Gunung Sampah

Admin
UTC
6 kali dilihat
0 kali dibagikan

What you need to know about the new regulations before climbing Mount Fuji...

Price and test.

Sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO, Gunung Fuji adalah salah satu ikon Jepang yang paling terkenal. Saking terkenalnya hampir semua wisatawan pasti menjadikan Gunung Fuji sebagai destinasi wisatanya ketika berkunjung ke negeri sakura itu. Sounds good sih, cuma emang efek negatifnya, Gunung Fuji jadi overtourism dan dijuluki sebagai gunung sampah karena jutaan wisatawan yang mengunjunginya. Menyadari situasi itu, prefektur Shizuoka dan Yamanashi mulai memberlakukan aturan baru menjelang musim pendakian di Juli-September 2025. Aturan baru itu meliputi biaya dan pemesanan online hingga tes untuk keselamatan pendakian. Jadi, siapa pun yang ingin melakukan pendakian di Gunung Fuji harus membayar biaya sebesar $27 atau 4.000 yen untuk dapat izin. Selain itu, mereka juga harus memesan tempat secara online karena pengunjungnya dibatasi hanya 4.000 pengunjung/hari. 

Dalam keterangannya tahun lalu, gubernur Prefektur Yamanashi, menyampaikan kalau langkah-langkah yang diambil pemerintah setempat adalah upaya memastikan Gunung Fuji bisa diwariskan untuk generasi mendatang. Selain itu, prefektur Shizuoka juga menambahkan aktivitas tambahan seperti kelas singkat untuk keselamatan pendakian dan peraturan setempat untuk para calon pendaki. Nggak sampai di situ, para pendaki juga harus lulus ujian singkat untuk memastikan kalau mereka paham sama informasi yang diberikan dalam kelas singkat itu. Selain itu, ada beberapa pembatasan yang akan diberlakukan di Gunung Fuji, seperti penutupan gunung mulai pukul 2 siang - 3 pagi setiap hari untuk siapa saja yang nggak bermalam di pondok pendakian. Nah, di sepanjang jalur Fuji ini tersedia pondok sewaan untuk para pendaki yang ingin bermalam sebelum menyelesaikan tracking dalam satu hari.

© 2025 Catch Me Up!. All Rights Reserved.