Friday Pause: Your aura is incredible 💎💐🌼

Catch Me Up!
UTC
27 kali dilihat
0 kali dibagikan

Good morning

Welcome again to Friday! Time to take it slow and fun because well, the weekend is really coming! Now, we want you to take a pause from all the mindnumbing news coming from our government recently, and just enjoy some more fun stuff instead. Let's go! 

 

For the love of meme: You (and us!) all the time...

 

When you need to know that it's okay to do everything by yourself...

"Loneliness is the poverty of self; solitude is the richness of self" - May Sarton

Gaes, have you ever tried to be friend with yourself? Yep, you're not reading it wrong. Kita bisa berteman baik sama diri sendiri, loh. Yhaa mungkin orang lain bakal melihat itu sebagai kebiasaan seorang loner yang apa-apa selalu sendiri. Tapi, sebenarnya hal ini bisa membantu kita nemuin hal-hal yang dekat dan esensial buat diri kita.


Selain itu, being in solitude juga sebenernya bisa bikin kamu mengenal diri sendiri. Yes, banyak banget hal menyenangkan yang bisa kita lakukan sendiri. Kadang we crave to enjoy our things dengan nonton konser, makan ke restoran yang baru buka, atau nonton film yang kita tunggu-tunggu. But, sometimes kita urung melakukannya karena nggak ada teman yang satu selera. Padahal kita bisa banget menikmati ruang atau hiburan sendirian aja, loh. Anyway, menurut Jessica Gaddy, seorang terapis di LA, orang yang suka pergi sendirian punya kesempatan lebih banyak untuk keluar dari zona nyamannya. Nah, hal ini ternyata ngaruh ke kapasitas kita buat ngadepin hal-hal baru yang menantang dalam hidup. Maybe dalam prosesnya kita bakal nemuin sisi diri kita yang belum pernah kita tahu kita miliki sebelumnya. Momen ini mungkin bisa jadi hal yang menyadarkan kita kalau sebenarnya dalam diri kita sendiri banyak hal yang masih perlu digali dan dikenali. So, kali ini mimin akan mengajakmu buat cari tahu bagaimana cara yang lebih baik buat ngelakuin banyak hal sendirian. Let's check them out!

  • Coba pergi rekreasi sendiri: Pernah nggak sih kamu membuat daftar hal-hal yang paling menantang dalam hidupmu? Bagi beberapa orang yang sering harus selalu pergi bersama orang lain, rekreasi ke tempat wisata atau ruang terbuka mungkin nggak pernah dilakukan sendiri. Ada yang merasa takut terlihat seperti orang hilang hihihi. Nah, pergi ke ruang terbuka seperti taman bermain atau kebun binatang sendirian juga bisa jadi salah satu opsi me-time yang berkualitas. Taman biasanya dikelilingi berbagai fasilitas umum yang bisa kamu perhatikan dan coba sekali waktu. Siapa tahu kamu ketemu coffee shop yang menjual kopi dan cemilan enak dengan harga yang murah meriah! Mood jadi happy, kan?
  • Do some research sebelum berangkat: Pergi sendirian baiknya tetap harus ada persiapan. Nggak ada salahnya untuk browsing atau cari tahu spot-spot mana aja yang bisa kamu jadikan space untuk duduk santai tanpa terganggu atau mengganggu orang lain. Salah satu opsi, mungkin kamu bisa duduk di depan toserba atau minimarket. Di sana biasanya tersedia kursi untuk pengunjung di mana kamu bisa memperhatikan atau menikmati jalan-jalanmu sembari mengisi tenaga dengan makanan ringan atau minuman penyegar. Kamu bisa pilih pergi ke mana saja, sesuaikan dengan budget dan fasilitas yang tersedia, ya. Pokoknya lakukan hal yang membuat kamu nyaman dan senang tanpa harus mengganggu orang lain!
  • Prepare your own distraction: Yep, ketika kamu baru mencoba menikmati space-mu sendirian di ruang publik, boleh banget persiapkan barang-barang seperti buku bacaan, jurnal, atau headset. Yep, tenggelam di dalam bacaan, buku catatan, atau playlist favoritmu bisa membantumu rileks ketika berada di ruangan yang cukup asing. Selain playlist, kamu juga bisa mendengarkan podcast atau siaran radio online untuk membuatmu merasa dibersamai meski sedang sendirian. Distraksi bisa membantumu lebih rileks di circumstances yang baru.
  • Break the ice: Kalau kamu sudah terbiasa bepergian sendirian, kamu mungkin perlu mencoba untuk bisa break the ice dengan orang-orang yang ada di dekatmu. Ya, awalnya pasti terasa aneh karena bisa jadi respons yang kamu terima nggak sesuai harapan. Tapi, memulai pembicaraan dengan orang asing yang ada di tempat yang sama bisa membantumu membunuh waktu. Bonusnya kalau kamu beruntung kamu bisa dapat kenalan baru dan teman ngobrol seru ketika kamu menghabiskan waktu di sana. Good luck if you want to try this one!
  • Remind yourself that it's okay to enjoy your space alone: Memang banyak orang memandang sendirian sebagai hal yang patut dikasihani (?). Terlihatnya manusia harus ada teman atau pasangan ketika berada di ruang publik. Padahal nggak selalu begitu, lo. Beberapa orang perlu pengalaman untuk menikmati fasilitas atau layanan umum sendirian. Pandangan orang bisa membuatmu merasa nggak nyaman, tapi kamu perlu ingat bahwa selama kamu senang dan nyaman melakukannya maka nggak ada yang perlu dikhawatirkan. If you feel enough, then enough. People can think whatever they want, but you always welcome to follow your heart too. 
  • Self reflection - appreciation corner: Pengalaman pertama menghabiskan waktu sendirian bisa jadi membekas. Hal ini bisa kamu tuangkan dalam uraian jurnal atau postingan media sosial. Ketika kamu mengurai apa yang kamu rasakan, maka kamu akan lebih menyadari dan aware dengan pengalaman juga kesan yang kamu alami. Yep, menikmati waktu sendirian awalnya nggak mudah, tapi kamu bisa melihat bahwa dirimu sebenarnya bisa melakukannya despite you feel nervous at the beginningDon't forget to say "good job" at yourself, okay?

Finally, you need to know that spending your time alone doesn't mean that you're lonely, guys. Ingin sendirian saja sebenarnya adalah bentuk egois yang kadang diperlukan manusia. Yep, nggak ada manusia yang bisa sendirian karena pada dasarnya manusia perlu bantuan orang lain. Namun, ada kalanya manusia perlu waktu untuk diri mereka sendiri sebelum mereka berbaur dan kembali berinteraksi dengan orang-orang terkasihnya. 


Nikmati waktu me-time sebaik-baiknya sebelum kamu bisa berbagi lebih banyak energi positif kepada orang-orang yang kamu sayangi. Titip peluk hangat untuk dirimu yang sudah bekerja keras sepanjang minggu. Be gentle with yourself, always. 


 

 

Finally, the weekly recs is here!

 

Everything to arm you up during the weekend!

Yep, jumpa lagi di leisure corner menjelang weekend ini, nggak terasa tiba juga di minggu pertama bulan Februari, guysAs time goes bywe're back with all the recommendations from people. Because sharing is caring, you're (always) welcome to drop anything fun and worth to share with others. Let's check this out together!


But before...

Rekomendasikan hal-hal yang seru menurut kamu (bisa buku, podcast, video YouTube, apa pun itu, dengan cara mengisi form ini). Nanti, rekomendasimu bakal kita share di weekly tips aka below and let other people know how cool you are! Remember, sharing is caring!


  • Untuk kamu yang frontal lobe-nya udah mulai kebentuk, try listen to these songsGeejay - "Falling into Place"; Geejay - "Counting Pennies"; Rachel Chinouriri - "Better Off Without" ; Lola Young - "MessyIt'll change how you see things in life, beneran deh. (Anonymous)
  • Madonna in a Fur Coat by Sabahattin Ali is a pure definition of 'melancholy' and yearning for missed opportunities in life. A must read!!! (Anonymous)
  • Mungkin udah banyak yang nonton, buat yang belum, go watch k-drama ongoing, judulnya Study Group. Vibe-nya ngingetin sama drama/film jaman dulu yang backtrack-nya musik hiphop sambil adegan baku hantam, asik dan seruu. 👌 (Anonymous)
  • Spin off nya GBRB, Cafetaria Operation di YouTubenya Na-PD!! Ada Lee Kwang-soo yang ngakunya boss tapi lebih capek manajernya, Doh Kyung-soo. Episodenya cuma dikit, tapi tonton deh soalnya seruuuu (Anonymous)
  • Hi everyone, just wanna share a new treatment for lips @poe.byziTreatment ini buat yang takut sulam bibir dan cari yang aman serta wudhu friendly (which means halal ya). Terus enggak menggunakan jarum, operasi, laser, tattoo, tinta ataupun anestesi apa pun. Jadinya gak sakit sama sekali...Treatment ini menggunakan serum khusus dan sinar nano untuk memecahkan melanin yang ada di bibir (yang bikin item), sehingga mengembalikan warna seperti semula. Ini tidak hanya untuk di lips, tapi bisa juga di body parts. Based on client's experiences yang dikasih tahu ama owner-nya, treatment ini lebih works dibanding laser karena dia ada after care juga. Serum yang dipakai juga bukan serum abal-abal yah, karena uda FDA certified even KKM (Malaysia, that's why treatment ini lagi happening banget di sana). Owner-nya sangat mementingkan kualitas banget, dia gak pelit ilmu dan mau nunjukkin produk dan ingredients yang dipakai. Terus dia pernah share harus hati-hati kalau lash lift kok murah bgt, karena bisa jadi chemical-nya banyak (beli yang murah), nanti bisa impact ke body...so seseru itu deh sharing ama doi ... (Anonymous)
  • Buat kalian yang suka anime romance work-office cem Wotakoi, gue rekomendasiin norton I Have a Crush at Work. Baru tiga episode dan bisa ditonton di YouTube Ani-One. Lumayan mengobati work-life yang gini-gini aja :D (@terzeke)


Yuk guys, jangan lupa kasih rekomendasimu ya! Caranya gampang klik aja di sini!

Quote of the day

"Happiness is not something ready-made. It comes from your own actions."

- Dalai Lama XIV -

 

Thank you note

Thanks to Kelina, Hemas, dan Avisena for buying us coffee today :). 


(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here...just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

© 2025 Catch Me Up!. All Rights Reserved.