Catch Me Up!
UTC
17 kali dilihat
0 kali dibagikan

When the fossil of the oldest modern bird was discovered..

 

in Antarctica.

Guys, maybe you ever heard that bird was a dinosaurus before? Yep, berdasarkan fakta sains, burung adalah bagian dari kelompok dinosaurus yang berhasil bertahan dari kepunahan massal sekitar 66 juta tahun yang lalu dan terus berevolusi. Nah, studi terbaru berhasil menemukan sebuah fosil tengkorak burung modern tertua yang hampir lengkap di Antartika. Ukuran fosilnya menunjukkan ukurannya yang setara bebek mallard yang masih sodaraan sama unggas air yang berhabitat di danau dan lautan. Usia fosil berusia 68 juta tahun ini diketahui milik Vegavis iaai, burung purba yang hidup sezaman sama Tyrannosaurus rex di kawasan Amerika Utara. Jangan bayangin kalo burung purba ini bakal terbang bebas meliuk-liuk di udara, ya! Pada zaman itu, burung punya ciri-ciri yang aneh, mulai dari paruh yang bergigi, ekor panjang yang bertulang, sampai kemampuan buat berburu makanan di dalam air. 


Menurut Asisten Profesor Biologi di Universitas Pasifik di California, ukuran Vegavis seperti bebek tapi punya ciri ekologis mirip loon a.k.a itik selam. Si vegavis ini menyelam dan mengejar mangsa memanfaatkan kakinya sebagai pendorong dalam air. Selain itu, dari fosil ini diketahui kalo ada otot rahang yang kuat dan fungsinya buat mengejar makanannya yaitu ikan-ikan, nih. Anyways, temuan ini sebenernya bukan sesuatu yang benar-benar baru, guys. Sekitar 20 tahun lalu ada ahli paleontologi yang menyoroti fosil Vegavis. Tapi, pada waktu itu masih banyak yang skeptis kalo Vegavis ini mewakili spesies burung modern. Dan lagi pada masa itu, banyak temuan fosil burung modern yang berasal dari masa setelah gempuran asteroid pemusnah dinosaurus ke pantai Meksiko sekitar 66 juta tahun lalu.

© 2025 Catch Me Up!. All Rights Reserved.