Rise and shine! For all you ASNs, how's your midweek going so far? We heard it's great... because your THR was already sent out! Yay! Hope you get to check out everything in your shopping cart now. Now, on to the news...
You've still got Deddy Corbuzier...
Masuk part dua ya bun, videonya Deddy Corbuzier yang lagi ngomong di kamera sambil bahas sesuatu yang lagi rame. Yep, belum hilang di ingatan banyak orang soal respons doi ke anak SD yang protes soal menu MBG pada Januari lalu, kali ini Deddy Corbuzier balik lagi berkomentar soal pembahasan RUU TNI.
Masih dengan gaya video angle miring gitu?
Yep masih. Jadi a little refresher, kamu pasti tahu bahwa saat ini, RUU TNI lagi berpolemik karena pembahasannya yang diem-diem di Hotel Fairmont Jakarta pada weekend lalu. Karena banyak yang sus, maka meeting itu digeruduk sama perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan. Dari situ, diskusi soal RUU ini makin hangat dibahas, especially karena mengatur sesuatu yang sensitif banget: Dugaan rencana kembalinya militer ke kehidupan sipil. Yep, all u millennials pasti masih inget: Orde Baru.
OK terus hubungannya sama Mas Ded...
Nggak mau ketinggalan, Deddy yang sekarang udah jadi Stafsus Menhan ikutan bersuara. Dalam video yang diunggah di akun Instagramnya @dc.kemhan pada Minggu (16/3), Deddy menilai kalau tindakan aktivis yang menginterupsi jalannya rapat Panitia Kerja (Panja) revisi UU TNI sebagai tindakan ilegal dan melanggar hukum. Selain itu, Deddy juga bilang kalau itu bukan bentuk ekspresi kritik yang membangun.
???
Dalam caption-nya, Deddy juga menyatakan kalau Kemhan sangat terbuka buat segala macam masukan juga kritik yang membangun. Lebih jauh, Deddy menambahkan bahwa pembahasan revisi UU TNI yang dilakukan di hotel Fairmont sudah sesuai dengan konstitusi. Menurutnya nggak ada agenda pembahasan soal dwifungsi TNI seperti yang banyak dikhawatirkan banyak pihak. Sehingga, interupsi yang dilakukan sama tiga aktivis KontraS selama rapat berjalan bisa dianggap sebagai tindakan yang mengancam proses demokrasi.
Any response about his statement?
Well, of course respons masyarakat mixed banget nih menanggapi video Deddy Corbuzier ini. Yep, netijen banyak yang mengkritik Deddy karea dianggep lebih pro RUU TNI. Seolah nggak bisa memahami banyak orang yang masih punya keresahan serius soal dwifungsi TNI, Deddy sebagai stafsus Menhan seolah bikin narasi "endorse" buat mihak pemerintah dan nggak memihak masyarakat sipil. Pokoknya dari POV Deddy pemerintah udah sesuai konstitusi, yang inkonstitusional ya aktivis yang ganggu dan interupsi rapat pembahasannya...
Is that all?
Nope, nggak hanya direspons negatif sama warganet, statement Deddy soal pembahasan RUU TNI juga dapat respons dari salah satu komika Indonesia, Mamat Alkatiri. Merespons komentar Deddy, Mamat menyebut aksi protes aktivis yang bold seperti di Hotel Fairmont nggak perlu terjadi kalau rapat revisi UU TNI terbuka untuk umum dan nggak terkesan sembunyi-sembunyi. Lebih lanjut, Mamat menegaskan kalau mau dikritik secara terbuka dan sesuai aturan, DPR harus rapat yang melibatkan rakyat dan nggak bikin agenda sendiri. Lebih jauh, Mamat mengungkap kekecewaan atas statement Deddy yang ikut melukai semangat demokrasi masyarakat sipil.
Done with Deddy. How are the activists so far?
Well, mereka dilaporin ke Polda Metro Jaya, gengs, oleh salah satu sekuriti di Hotel Fairmont. Buntutnya, ketiga aktivis perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil dan KontraS itu dipanggil polisi pada Minggu (16/3). Pemanggilan tiga aktivis ini menurut Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, sangat aneh karena terlalu cepat mengingat laporan baru masuk sehari sebelumnya. Lebih lanjut, Isnur mempertanyakan sangat cepatnya proses hukum jika menyangkut kritikan masyarakat ke pemerintah. Lebih lanjut, Isnur bilang kalau YLBHI bakal mewakili KontraS dengan mengirimkan surat keberatan atas pemanggilan aktivis KontraS ke Polda Metro Jaya.
Terus mereka bakal diapain?
Kurang tau sih, tapi menurut Dosen Hukum Pidana Universitas Trisakti, Azmi Syahputra, aktivis yang mewakili masyarakat sipil dan menjalankan fungsi kontrol masyarakat sebenernya nggak layak dipidana. Hal ini karena menurut Azmi, aksi interupsi pada jalannya rapat pembahasan adalah bagian dari upaya menyampaikan kepentingan umum pada pemerintah. Lebih lanjut, menurut Azmi harusnya nggak perlu ada laporan polisi karena nggak bisa dimintai pertanggungjawaban pidana atas aksi itu. Aksi interupsi yang nggak biasa malah harusnya jadi evaluasi buat DPR yang sudah nggak transparan dalam proses legislasi.
Over to you, DPR...
Well, merespons tudingan warga soal agenda rapat diam-diam, wakil ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengklaim kalau pembahasan revisi UU TNI ini nggak dikebut pembahasannya. Selain itu, Dasco juga menyatakan kalau rapat panja RUU TNI pada Sabtu (15/3) sudah sesuai sama timeline pembuatan UU dan sesuai aturan berlaku. Lebih lanjut, Dasco juga membantah kalau rapat pembahasan RUU TNI diselenggarakan diam-diam karena DPR terbuka mengundang partisipasi publik.
I see. Anything else?
Yes, Dasco menyebut kalau rapat panja Komisi I DPR di Hotel Fairmont itu udah sesuai sama semangat efisiensi anggaran pemerintah. Alasannya karena rencananya rapat panja diselenggarakan selama empat hari tapi karena efisiensi rapat hanya berlangsung selama dua hari. While, Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, menjelaskan alasan di balik dukungan PDIP sekarang terhadap revisi UU TNI. Menurutnya penolakan Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, disampaikan sebelum RUU TNI dibahas bersama dan bisa dipantau publik. Puan juga nambahin kalau sekarang PDIP bakal jadi pengawas jalannya pembahasan revisi RUU TNI ini.
Now, when people are on the streets...
Yes guys, Serbia lagi ngga baik-baik aja. Negaranya Novak Jokovic itu lagi dilanda goncangan politik, di mana rakyatnya melakukan aksi unjuk rasa antipemerintah di Ibu kota Serbia, Belgrade pada Sabtu (15/3). Setidaknya sekitar 300.000 warga memadati pusat kota di tengah turunnya hujan.
Tell me more.
So, unjuk rasa antipemerintahan ini jadi puncak dari protes yang udah berjalan berbulan-bulan terhadap Presiden Serbia, Aleksandar Vuvic dan jajaran pemerintahannya. Adapun awalnya, pada 15 November tahun lalu itu terjadi keruntuhan atap beton di stasiun kereta api di Novi Sad, Serbia yang menyebabkan 15 orang tewas. Sounds normal, rite? Except, it's not. Karena buat warga Serbia, hal ini hanya menunjukkan makin merajalelanya korupsi yang dibuktikan dengan makin melemahnya pengawasan pemerintah pada proyek-proyek infrastruktur di sana.
Go on...
Ya udah, sejak saat itu aksi protes yang menuntut pelengseran Vuvic makin besar terjadi, di mana para pengunjuk rasa melakukan konvoi mobil yang panjang dan berkumpul di pusat kota Belgrade mengibarkan bendera dan spanduk nasional sebagai atribut unjuk rasa. Pada Jumat lalu, jumlah pengunjuk rasa yang turun ke jalan diperkirakan ada 325.000 orang. Angka ini menjadi aksi dengan jumlah terbesar yang pernah terjadi di negara-negara ex-Yugoslavia.
That bad?
Yep, kamu harus tahu juga guys bahwa weekend kemarin itu, aksi ini juga bikin semua transportasi umum di Belgrade dihentikan operasinya karena pergerakan pengunjuk rasa yang terus berdatangan ke pusat kota. Selain itu, warga tetangga yang mau masuk ke Serbia kayak dari Kroasia dan Slovenia juga diminta untuk balik lagi, karena kondisi di dalam negeri yang ngga kondusif.
Terus respon Presidennya gimana?
Jelas, respons dari Presiden yang otokratis nggak jauh-jauh dari klaim kalau ada pihak lain yang menunggangi aksi. Sebelumnya, Vuvic menolak usulan untuk pemerintahan transisi yang bakal menyelenggarakan pemilu lebih awal. Ketika itu, Vuvic mengklaim kalau badan intelijen Barat ada di balik aksi protes yang dipimpin oleh mahasiswa. Meski menuduh kalau ada pihak ketiga yang mau melengserkannya, Vuvic nggak kasih bukti apa pun soal klaimnya yang kontroversial ini. Sebelum demonstrasi pecah, Vuvic berulang kali mengingatkan soal adanya dugaan rencana kerusuhan sembari mengancam bakal menangkap dan memberi hukuman berat ke warga untuk tiap insiden.
Ada yang pro-pemerintah nggak?
Yep, ada ratusan pendukung pemerintah yang sebagian besar adalah kelompok pemuda yang juga menyatakan dukungannya pada pemerintah. Kelompok itu berkumpul di Taman Pionirski Belgrade, tepat di seberang gedung parlemen Serbia yang jadi titik demonstrasi. Berdasarkan laporan lokal, beberapa di antara pendukung pemerintah itu adalah kelompok hooligan sepak bola yang terorganisir dan veteran unit pasukan khusus Baret Merah yang sempat terlibat kasus pembunuhan PM liberal Serbia, Zoran Djindjic di 2003 lalu. Menjelang sore hari, para pengunjuk rasa yang berkumpul dekat kantor pusat penyiaran negara diperintahkan Polisi untuk pindah karena ada ancaman serangan dari massa pro-pemerintah.
How's the situation there?
Rada mencekam, guys. Terlebih ketika kereta antarkota buat hari itu udah dibatalkan dengan alasan keamanan. Kebijakan ini tentunya bikin warga makin ngamuk karena diduga pemerintahan Vuvic emang sengaja mau membatasi datangnya pengunjuk rasa dari daerah lain. Selain kereta api, beberapa layanan transportasi kota juga dihentikan di Belgrade. Not stopping there, di jalanan menuju kota terdapat puluhan traktor yang bergabung dalam aksi unjuk rasa, menunjukkan dukungan para petani terhadap aksi antipemerintah.
Hmmm...anything else?
Yes, baru aja, Polisi dan Kementerian Pertahanan Serbia membantah adanya penggunaan senjata sonik militer untuk membubarkan dan menebar teror pada warga yang berunjuk rasa. Meski begitu, pemerintah Serbia nggak membantah soal kepemilikan perangkat akustik yang tersimpan di gudang senjata mereka. Selain itu, dari rekaman aksi unjuk rasa juga keliatan bahwa orang-orang yang berdiri selama 15 menit untuk mengheningkan cipta atas bencana stasiun di Novi Sad akhirnya panik karena terdengar suara mendesing tiba-tiba.
All you need to know about the updates on Pengangkatan CPNS tahun ini...
Setelah sempat bikin gempar warga karena rencana penundaannya minggu lalu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) akhirnya menyampaikan bahwa proses pengangkatan CPNS bisa dilakukan lebih cepat dari kebijakan sebelumnya yaitu Oktober 2025 untuk CPNS dan Maret 2026 untuk PPPK.
Galau deh gonta ganti mulu...
Iya ya, guys. Jadi dalam keterangannya pada Senin (17/3), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widyantini, menyampaikan kalau proses pengangkatan CPNS yang awalnya direncanakan akan dilakukan pada Oktober 2025, bisa dilakukan di April 2025 jika instansi kementerian/lembaganya sudah siap. Meski begitu, CASN tetap harus menunggu masa pengangkatan selama tiga bulan di Juni 2025 mendatang. Sedangkan, PPPK akan diangkat pada Oktober 2025. Adapun proses pengangkatan akan dilakukan bertahap sesuai dengan kesiapan instansi masing-masing.
Kenapa tiba-tiba berubah lagi sih kebijakannya?
Well, dalam konferensi pers daring yang digelar kemarin, Menpan-RB Rini menyatakan kalau perubahan kebijakan pengangkatan CPNS dan PPPK ini mengikuti arahan Presiden Prabowo. Sebelumnya, penetapan pengangkatan PPPK di Maret 2026 dilakukan karena permintaan pihak pemda yang belum siap dan minta jadwalnya diundur. Tapi, setelah memperhatikan perkembangan yang ada di lapangan selama dua pekan terakhir, pemerintah mengikuti arahan Presiden untuk melakukan beragam simulasi. Dari situ, diambil keputusan kalau pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 tetap akan dilaksanakan tahun ini. Lebih lanjut, Menpan Rini menyebut kalau perubahan ini jadi bukti bahwa pemerintah mempertimbangkan aspirasi masyarakat juga menjamin hak-hak pelamar yang sudah lulus tes.
Ditunda bukan karena efisiensi dong?
Katanya sih gitu, guys. Jadi dalam kesempatan yang sama, Menpan Rini menegaskan bahwa penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK nggak ada hubungannya sama kebijakan efisiensi anggaran yang lagi dijalanin sama pemerintah. Kendalanya ada di masalah administrasi dari ratusan instansi pemerintah yang belum beres. Menurut Wamenpan-RB, Purwadi Arianto, penundaan ini berkaitan sama 213 instansi pemerintah yang belum menyelesaikan administrasi sehingga minta perpanjangan waktu buat memenuhi persyaratan. Not only that, adanya pemekaran kementerian dan lembaga baru juga memerlukan pencocokan formasi dan kompetensi yang diperlukan sama masing-masing instansi.
Apa arahan Presiden soal ini?
Yep, lewat keterangan yang disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Senin (17/3), dengan adanya percepatan pengangkatan CASN, instansi diminta melakukan persiapan yang lebih matang. Lebih lanjut, Pak Hadi juga menyampaikan kalau Presiden memberi arahan untuk melakukan simulasi untuk mengecek kesiapan masing-masing instansi untuk beradaptasi dengan jadwal pengangkatan terbaru. Finally, doi juga minta agar CASN tetap tenang karena pemerintah akan berusaha memenuhi hak-haknya.
Okay. Anything else?
Yes, terkait seleksi CPNS 2025, Menpan Rini belum bisa memastikan penyelenggaraannya. Hal ini karena pihak Menpan RB dan BKN masih fokus ke penyelesaian pengangkatan CPNS 2024. Selain itu, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, Kemenpan RB bakal memprioritaskan pembenahan struktural di lembaga dan kementerian yang baru. Lebih lanjut, Menpan Rini juga menyinggung soal grand design ulang untuk memastikan kompetensi yang diperlukan untuk menjawab tantangan dari pemerintah saat ini.
"KEEP YOUR FORK, THERE'S PIE!"
Guys, siapa nih di antara kamu yang suka menyantap sepotong pai? Pai adalah sajian kue isi yang dipanggang sampai bagian luarnya menjadi renyah. Ada beragam varian pai yang dikenal di seluruh dunia, dari segi nama pun begitu. Ada yang mengenalnya dengan pai, ada juga yang menyebutnya dengan pita, torta, atau tarte. Nah, kali ini kamu akan diajak melihat beragam jenis pai yang populer di seluruh dunia, nih. Pertama yaitu pai daging, di antaranya steak and ale pie yang jadi sajian pie populer selama era abad pertengahan. Ada juga tourtiere, sajian pai daging khas Perancis-Kanada yang diisi dengan babi giling dan umumnya disajikan selama musim natal. Di Australia dan Selandia Baru, pai daging biasa diisi dengan daging sapi dan saus gravy dengan tambahan topping saus tomat di atasnya.
Selain itu, ada juga pai daging ala Jamaika dan Nigeria yang adonannya ditambahi kunyit dan isian yang pedas. Beralih ke sajian Yunani, dikenal juga Spanakopita sebagai salah satu pai bercita rasa gurih dengan isian bayam dan keju feta. Beralih dari pai daging, ada juga pai yang bercita rasa manis juga gurih, nih. Misalnya, Pastilla dari Maroko juga American sweet corn custard pie. Tak ketinggalan pai buah seperti pai anggur concord, pai kesemek, pai apel, juga vlaai khas Belanda yang biasanya diisi berbagai buah seperti aprikot, plum, ceri, juga apel. Pai manis lain selain pai buah misalnya pai banoffee, yang dibuat dari bahan utama yaitu pisang dan saus toffee. Ada juga pai jeruk nipis khas Florida, dan pai jeruk dingin yang populer di North Carolina. Kemudian ketika beralih ke kawasan Asia Tenggara, khususnya di Filipina, populer juga sajian pai krim kelapa yang disebut buko Filipina. "Saya lihat enjoy aja,"
Gitu guys komentar dari Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani pas ditanya soal tanggapannya terkait posisi Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kabinet Merah Putih. Kata Muzani, Bu SMI sih keliatannya enjoy-enjoy aja di kerjaannya. Tapi ya gatau ya guys, karena belakangan ini beredar isu bahwa Bu SMI mau resign dari posisinya sebagai menkeu.
When nothing could bother you anymore...
Announcement
Thanks to Someone for buying us coffee today :)
Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here...just click here. Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!
Catch Me Up! recommendations
If you've been copying those old money styles on TikTok...